BMKG Catat Gempa Susulan di NTT: Apa yang Perlu Diketahui?
BMKG melaporkan 7.492 kejadian gempa susulan di NTT, menyoroti dampak dan upaya penanggulangan bencana yang dilakukan.
113 artikel
BMKG melaporkan 7.492 kejadian gempa susulan di NTT, menyoroti dampak dan upaya penanggulangan bencana yang dilakukan.
Gempa susulan berkekuatan M 5,2 mengguncang Ruteng, NTT, menyebabkan kewaspadaan di kalangan warga dan pemerintah setempat.
Keluarga di Bantul mengekspresikan kemarahan mereka dengan spanduk setelah anjing peliharaan mereka, 'John Wick', diracun. Insiden ini memicu perhatian masyarakat.
Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed yang baru dibuka diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga ibu kota.
Pemkot Pontianak menerapkan pembelajaran online akibat dampak karhutla yang mengakibatkan kondisi udara memburuk. Hal ini bertujuan untuk melindungi kesehatan siswa.
Dua orang telah ditahan polisi terkait kasus kontroversial yang melibatkan hafalan Al-Qur'an yang ditukar dengan minuman keras. Kasus ini menimbulkan reaksi beragam di masyarakat.
Gempa berkekuatan M7 mengguncang Manggarai, menyebabkan enam orang tewas dan dua lainnya luka-luka, serta memicu upaya evakuasi.
Kemarau panjang yang melanda wilayah Sungai Barito mengakibatkan sungai tersebut kering, berdampak pada pertanian dan kehidupan masyarakat sekitar.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di NTT, namun memastikan tidak ada potensi tsunami. Informasi ini penting bagi masyarakat NTT.
Warga pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung masih enggan pulang ke rumahnya karena ketakutan akan erupsi susulan.
Fenomena mengeringnya Sungai Barito mengubah lanskap menjadi hamparan tanah kering, memengaruhi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.
Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyebabkan korban meninggal bertambah menjadi 71 orang, dengan banyak yang masih dalam pencarian.