Denny Indrayana Soroti Ketidakberesan Arsip Ijazah Gibran
Denny Indrayana menyatakan bahwa Kemendisdakmen tidak memiliki arsip ijazah Gibran, yang dapat berdampak pada reputasinya di dunia politik.
511 artikel
Denny Indrayana menyatakan bahwa Kemendisdakmen tidak memiliki arsip ijazah Gibran, yang dapat berdampak pada reputasinya di dunia politik.
Pengakuan mengejutkan muncul setelah pertemuan antara seorang tokoh publik dan Presiden Jokowi, yang menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat.
Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai Gibran memicu beragam reaksi di masyarakat, mencerminkan polarisasi yang ada.
Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Gibran tetap sah sebagai pemimpin meski tanpa ijazah, memicu debat tentang syarat kelayakan calon pemimpin.
Putusan Mahkamah Konstitusi menolak gugatan ijazah Gibran, berpotensi memengaruhi karier politiknya di masa mendatang.
Uki mempertanyakan keabsahan ijazah Gibran dan menantangnya untuk menunjukkan sertifikat lulusan luar negeri yang dimiliki.
Feri Amsari menekankan pentingnya keabsahan ijazah Gibran, memperingatkan bahwa membenarkan yang salah dapat merusak negara ini.
Debat antara Refly Harun dan Dedek Prayudi mengenai syarat kelayakan Gibran menjadi sorotan publik karena argumen yang tajam dan menarik.
Debat antara Refly Harun dan Dedek Prayudi membahas kelayakan Gibran sebagai calon pemimpin, menyoroti syarat yang tidak dipenuhi.
Mahfud MD menyatakan bahwa keputusan pemakzulan Gibran bergantung pada Prabowo, yang memicu spekulasi politik di kalangan publik.
Mikhael Sinaga menantang pembela Gibran untuk membuktikan keabsahan ijazahnya, menciptakan perdebatan baru di dunia politik.
Gibran Rakabuming Raka menanggapi polemik pendidikan setelah putusan MK, menegaskan pernah menempuh pendidikan S1 di Singapura.